Hal Medis yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Nikah

 

Semua orang-tua tentu ingin mempunyai beberapa anak yang sehat serta unggul, hingga waktu besar dapat mandiri serta sukses dalam kompetisi hidup yang keras. Untuk cetak manusia unggul ini memerlukan beberapa persiapan, serta dengan cara klinis harus diawali sebelum menikah.

Salah satunya persiapan klinis yang penting ialah lakukan screening pra nikah. Ini mungkin benar-benar asing di golongan warga Indonesia. Tetapi faedahnya besar sekali.

Bunda Perlu Tahu Kontrol kesehatan pra nikah atau disebutkan pre marital cek up, adalah aksi penjagaan permasalahan kesehatan pada diri kita, pasangan, atau turunannya kelak.

Kontrol kesehatan pra nikah jadi salah satunya usaha untuk menahan beberapa jenis penyakit pada calon bayi. Dari kontrol pra nikah, akan diketahui beberapa permasalahan kesehatan seperti anemia, carrier thalassemia, kurangnya vitamin D, serta malnutrisi yang lain.

Ke-4 penyakit ini punya pengaruh besar pada pembangunan beberapa anak unggul di waktu tiba. Anak yang tercipta dari ibu dengan malnutrisi, kekurangan Vitamin D, serta alami anemia beresiko alami permasalahan kesehatan yang semakin besar.

Spesial untuk Ayah serta Ibu, dengan carrier thalassemia akan melahirkan bayi thalassemia.

Sesudah mengenali keutamaan faedah screening pra nikah, berikut sejumlah tingkatan kontrol yang seharusnya dilaksanakan:

1. Kontrol fisis serta laboratorium simpel Sebelum menikah, sebaiknya calon pengantin mempunyai kesadaran untuk lakukan kontrol fisis dengan cara komplet. Umumnya kontrol yang seringkali dilaksanakan ialah tekanan darah serta gula darah. Jika diketemukan abnormalitas harus selekasnya diobati.

2. Kontrol mengarah pembawa karakter (carrier) thalassemia Ke-2 calon pengantin, perlu mengecek peluang untuk pembawa karakter thalassemia atau normal. Ke-2 pasangan calon pengantin yang mempunyai talenta pembawa karakter pembawa thalassemia akan melahirkan beberapa anak dengan thalassemia.

Tetapi, waktu karakter pembawa thalassemia telah diketahui semenjak sebelum menikah, karena itu dapat dilaksanakan penjagaan lebih dini.

Kontrol pra nikah untuk lahirkan anak unggul/ Photo: iStock 3. Kontrol penyakit menyebar Kecuali kontrol fisis dengan cara komplet, ada kontrol kelanjutan untuk mengetahui penyakit menyebar. Contohnya seperti tes hepatitis B, hepatitis C, HIV-AIDS, serta sifilis.

4. Kontrol organ reproduksi Tidak cuma untuk wanita, kontrol organ reproduksi perlu dikerjakan oleh lelaki. Hingga bisa diketahui kekuatan kesehatan yang akan datang semacam apa.

5. Kontrol torch Penambahan untuk beberapa calon pengantin wanita, dapat lakukan kontrol torch. Hingga bisa diketahui permasalahan kesehatan pada calon ibu, yang kemungkinan mencelakakan bayinya. Beberapa yang dapat disaksikan hasilnya dari kontrol tourch yakni Toksoplasmosis, Cytomegalovirus (CMV), Herpes simplex virus (HSV) sampai Rubella. Dari kontrol ini, bisa dilaksanakan penjagaan serta penyembuhan.

Mengingat besarnya faedah screening pra nikah, beberapa calon pengantin dapat berencana generasi yang unggul serta kesehatan keluarga yang lebih bagus lagi yang akan datang. Diawali pada kontrol pra nikah, akan ada kesadaran untuk jalani gaya hidup yang makin sehat, dan penjagaan penyakit pada calon anak-anaknya.

Ingat, tes ini perlu dikerjakan untuk ambil aksi penjagaan atau perawatan jika dibutuhkan lebih dini sebelum turunkan bahaya kesehatan pada anak-anaknya.

Silahkan, untuk lahirnya generasi unggul, kita tumbuhkan kesadaran bersama-sama keutamaan screening pra nikah.

Updated: January 14, 2021 — 5:23 am

Leave a Reply

Your email address will not be published.