WNI di Luar Negeri Positif COVID-19, Kasus Baru dari Bahama

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia memberikan laporan ada penambahan masalah WNI positif COVID-19 di Bahama, Rusia, serta Kuwait. Masalah di Bahama jadi yang pertama.

Ada penambahan WNI yang pulih dari Kuwait, tetapi tidak diterangkan berapakah orang yang pulih.

“Penambahan WNI terverifikasi COVID-19 di Bahama, Kuwait, serta Rusia, dan pulih di Kuwait. Keseluruhan WNI terverifikasi di luar negeri ialah 1.542: 1.113 pulih, 122 wafat serta 307 dalam perawatan,” catat account @Kemlu_RI seperti dikutip Rabu (30/9/2020).

Sampai ini hari, masalah COVID-19 paling tinggi buat WNI di luar negeri masih ada di Arab Saudi yang tembus 211 masalah. Sekitar 72 wafat, 55 pulih, serta 84 masih dirawat.

Masalah WNI yang positif COVID-19 di Eropa terbanyak ada di Rusia, yaitu telah melalui 20 masalah. Keseluruhannya, ada 1 juta masalah COVID-19 di negara itu.

Berdasar data Johns Hopkins University, ada 33,6 juta masalah COVID-19 di dunia. Korban wafat telah capai 1 juta orang serta pasien pulih 23,8 juta.

Beberapa negara yang memberi wafat paling banyak ialah Amerika Serikat (205 ribu), Brasil (142 ribu), serta India (97 ribu). Tiga negara itu menulis pasien pulih dari COVID-19 yang paling banyak.

Disamping itu, berita baik tiba dari bekas Wakil Menteri Luar Negeri RI serta founder FPCI, Dino Patti Djalal. Sesudah jalani perawatan intens semasa 2 minggu di RSPAD sebab positif COVID-19, sekarang dia sudah diuji negatif untuk penyakit itu.

Situasi kesehatannya disampaikan telah lebih baik.

“Sesudah jalani perawatan intens semasa dua minggu di RSPAD sebab COVID-19, tadi malam Mas Dino telah memperoleh hasil Swab PCR tes, serta hasilnya negatif. Kesehatan Mas Dino juga telah sembuh, Alhamdulillah..,” catat Rosa Rai Djalal dalam pesan tercatatnya pada Rabu (30/9/2020).

Tidak itu saja, Rosa menjelaskan jika Dino sekarang bisa kembali lagi pulang ke tempat tinggalnya dengan situasi kesehatannya yang sudah sembuh.

“InsyaaAllah ini hari Mas Dino akan pulang ke rumah serta bergabung bersama-sama keluarga lagi,” jelas Rosa.

Dalam informasi implikasi kembali lagi PSBB ketat, Minggu (13/9/2020), Anies menyebutkan masalah penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta paling banyak dari cluster perkantoran. Penemuan beberapa cluster perkantoran ini sebab terus-menerusnya penerapan uji swab PCR oleh Pemprov

Updated: January 27, 2021 — 3:25 pm